Jumat, 26 Juli 2013

OII TRI MASKENTIR: (TIPS DAN TRIK) MENGHINDARI MODUS PENIPUAN DI ANGK...

OII TRI MASKENTIR: (TIPS DAN TRIK) MENGHINDARI MODUS PENIPUAN DI ANGK...: Sebelum saya adalah mahasiswa salah satu Universitas yang ada di ibu kota Provinsi Jawa Timur Surabaya. Tindak kriminalitas yang bisa terjad...

(TIPS DAN TRIK) MENGHINDARI MODUS PENIPUAN DI ANGKUTAN UMUM BUS JEMBER - BANYUWANGI

Sebelum saya adalah mahasiswa salah satu Universitas yang ada di ibu kota Provinsi Jawa Timur Surabaya. Tindak kriminalitas yang bisa terjadi dimanapun, dalam kondisi apapun. Seperti pelecehan seksual, penipuan, pencopetan, gendam dan masih banyak tindak kriminal lain yang patut kita waspadai. Ada satu pengalaman saya yang ingin saya ceritakan dan bermanfaat bagi anda yang sering bepergian menggunakan kendaraan umum khususnya Bus. Suatu ketika saya hendak pulang kampung dari Surabaya menuju Banyuwangi. Berangkat sekitar pukul 16.00 dari Terminal Bus Purabaya (Bungurasih). Ketika itu saya naik bus Patas, selain cepat dan ber-AC pastinya aman. Bus yang saya naiki hanya berhenti di dua terminal yaitu Terminal Probolinggo - Terminal Tawang Alun (Jember) . 

Nah sekitar pukul 20.30 sampailah di Terminal Tawang Alun saya turun karena harus oper dengan bus ekonomi. Disitu bus ekonomi jurusan Banyuwangi sudah ngetem di dalam terminal. Kemudian naiklah saya kedalam bus.
Disinilah kita harus waspada saya sarankan anda duduk di depan dan dekat dengan sopir atau dengan orang yang menurut anda orang tersebut bukanlah orang jahat. Beberapa menit kemudian bus pun berangkat keluar dari terminal. dan pasti bus akan berhenti di depan sebuah warung-warung di pinggir jalan yang letaknya tidak terlalu jauh dengan terminal. 

SEKALI LAGI WASPADALAH!!!!
Ketika bus berhenti pasti ada seseorang berbadan gempal, berkulit hitam dan biasanya memakai topi  masuk kedalam bus melalui pintu depan dan mengaku-aku sebagai kondektur sebut "X" dan dengan suara lantang menanyakan (dalam bahasa Indonesia) :  "Eh mas siapa yang tadi yang oper katanya barangnya ketinggalan di bus" kata si X. kemudian pasti orang yang duduk di belakang menjawab : "Saya pak, Tolonglah pak saya dari Lampung mau pulang ke Situbondo. Karcis saya ketinggalan di tas saya. Saya punya gelang emas yang di belikan ibu saya dari Arab harganya 3000 real" dengan memelas.  berkedok akan menjual Jam tangan/Gelang tangan untuk ongkos pulang ke Situbondo. Dan si X menawarkan pada penumpang-penumpang yang lengah. maka lenyap sudah uangnya.

APAPUN YANG TERJADI ANDA JANGAN TERTARIK UNTUK MENOLONGNYA, KARENA MEREKA ADALAH PENIPU!!!

saya sarankan anda tidak usah hiraukan mereka dengan berpura-pura tidur ataupun dengan tidak melihat mereka.

ini terjadi pada setiap bis jurusan banyuwangi dan selalu saat malam hari. Heran saya mengapa tidak ada yang menindak mereka. Padahal itu sudah ada mulai dulu ketika saya masih SMA.